Siang itu di sebuah warung seorang pemuda yang bernama Marley sedang duduk melamun. Sesaat kemudian, Marley mengeluarkan Mp3 dari dalam tasnya dan menyulutkan sebatang rokok sambil mendengarkan musik. Tak lama kemudian dari kejauhan kedua temnnya yang bernama Bob dan Togar menyapa dengan sapaan khasnya “bro”. Marley membalas sapaan tersebut dengan tidak semangat. Kedua temannya tersebut merasa heran dan Togar pun langsung bertanya kepada Marley. Tanpa banyak bicara Marley langsung menjelaskan tentang semua masalahnya. Selama ini Marley terus memikirkan wanita yang bernama Muslimah. Sudah sering kali Marley memikirkan Muslimah bahkan semenjak tadi malam Marley masih memikirkannya. Togar marah dan menyuruh Marley untuk melupakannya. Tapi, Marley tidak bisa melupakannya begitu saja karena dia masih mengingat tentang kisahnya waktu memberikan surat kepada Muslimah malh dirobek didepannya, ketika memberikan bunga dibuang ke tong sampah dan ketika mencoba memegang tangannya malah ditampar Muslimah. Hal itulah yang membuat Marley penasaran dan ingin mendapatkan Muslimah. Marley mengatakan kepada kedua temannya bahwa hari ini Muslimah sedang berulang tahun dan dia ingin memberikan sesuatu yang spesial di hari ulang tahun pujaaan hatinya.Tapi, masalahnya saat ini Marley tidak mempunyai uang.
Bob dan Togar pun hanya terdiam sambil mengeluarkan dompet dari kantongnya. Marley menebak pasti kedua temannya tersebut tidak memiki uang. Bob dan Togar hanya bisa membantu dengan ide saja. Togar membisikan sesuatu kepada Marley.Marley terkejut dan tidak setuju dengan ide Togar. Bob yang sedang berfikir sambil merokok akhirnya mendaptkan ide yang bagus. Bob membisikan kepada Marley dan secara bersamaan Togar langsung menuju ruang kelas Muslimah. Sesampai di depan ruang kelas Muslimah Togar langsung menghadang dan mengajak Muslimah untuk duduk sebentar. Togar menjelaskan semua tentang Marley. Alhasil Togar berhasil membujuk Musilmah dan ketika ingin memanggil Bob dan Marley sudah berada di tempat tersebut. Dengan sikap yang gemetaran Marley langsung menungkapkan isi hatinya dan berjanji akan memberikan sesuatu yang spesial di hari ulang tahunnya ini. Ketika Marley berkata seperti itu Muslimah hanya cuek dan diam saja. Marley mencoba menghibur Muslimah dengan memperlihatkan pertunjukan sulap. Marley menunjukkan tangannya dan berkata tangan ini akan berubah menjadi seeekor burung. Muslimah penasaran dengan sulap tersebut dan ternyata yang ada hanya tangan Marley memperagakan seekor burung yang lagi terbang. Muslimah terlihat kesal dan hendak pergi dari tempatnya. Marley mencoba menghadang dan memohon kepada Muslimah untuk diberi satu kesempatan lagi. Marley pun memanggil Bob dan mereka langsung berbisik. Bob hanya memanggut-manggutkan kepalanya saja. Marley berjanji bahwa akan merubah Bob menjadi seekor monyet dan ternyata yang ada Bob hanya memperagakan gaya seekor monyet. Muslimah pun tersenyum melihat pertunjukan tersebut. Marley menjadi senang dan seketika itu perlahan mendekati Muslimah mengungkapkan isi hatinya Marley ingin menjadi kekasih Muslimah dan bisa menjaganya. Muslimah hanya tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas perhatiaanya selama ini. Muslimah menjelaskan bahwasannya untuk saat ini dia harus berkosentrasi terhadap kuliahnya. Dia berjanji untuk menyelesaikan
studinya terlebih dahulu dan tidak untuk berpacaran. Marley hanya membalas senyuman da dengan hati yang kecewa Marley meninggalkan tempat tersebut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar